Category Kesehatan

Inilah Penanganan Thalassemia yang Disesuaikan dengan Jenisnya

Category: Kesehatan | No comments

Penanganan thalassemia yang merupakan suatu kelainan darah bersifat menurun ini harus segera dilakukan. Pasalnya, gejalanya yang parah dapat mengakibatkan anemia kronis, sehingga diperlukan penanganan medis yang tepat dan segera dilakukan. Dalam praktiknya, dokter melakukan penanganan medis sesuai dengan kondisi penderitanya. Berikut inilah penjelasannya.

  • Pemeriksaan Diagnosis

Langkah pertama dalam penanganan thalassemia adalah tahap diagnosis. Diperlukan pemeriksaan pada tahap awal untuk mendiagnosis suatu penyakit. Kondisi penderita thalassemia memang berbeda sesuai dengan jenis yang dialaminya.

Meski secara umumnya adalah disebabkan oleh mutasi gen pada hemoglobin yang menyebabkan turunnya jumlah hemoglobin dalam tubuh, terdapat beberapa jenis thalassemia yang perlu diketahui. Pemeriksaan diagnosis dilakukan dengan cara menghitung sel darah lengkap, memeriksa sel darah di mikroskop, menganalisis hemoglobin, menghitung jumlah zat besi, dan pemeriksaan gen atau DNA.

Berdasarkan pemeriksaan diagnosis, terdapat dua jenis thalassemia yaitu mayor dan minor. Keduanya sangat berbeda karena thalassemia mayor mempunyai gejala dan jenis minor tidak menimbulkan gejala. Gejala mendasar yang ditimbulkan adalah anemia kronis. Berbeda dengan thalassemia minor yang penderitanya hanya membawa gen bersifat thalassemia, jadi tidak mengalami gejala anemia atau mengalami namun dalam kondisi tertentu, misalnya setelah melahirkan atau operasi.

  • Transfusi Darah

Penanganan thalassemia berikutnya yang pasti dilakukan adalah transfusi darah. Proses ini sangat membantu memenuhi kebutuhan hemoglobin dalam sel darah merah untuk mengikat oksigen dalam jumlah normal. Kondisi hemoglobin yang normal juga akan memudahkan pengangkutan sari makanan dan melancarkan peredaran darah.

  • Terapi Kelasi

Bukan tanpa efek samping, pemberian transfusi darah untuk penderita thalassemia juga menimbulkan penumpukan zat besi. Untuk menangani kondisi ini, penderita harus segera melakukan terapi kelasi. Terapi ini bermanfaat untuk menormalkan kandungan zat besi di dalam tubuh. Metodenya adalah dengan pemberian obat-obatan tertentu yang diresepkan dokter. Dikutip dari go-dok.com, contoh obatnya adalah desferal, deferiprone, atau derasirox.

  • Penanganan Komplikasi

Penanganan thalassemia berikutnya adalah pengobatan untuk komplikasi yang dialami penderita. Apabila penyakit thalassemia ini menimbulkan komplikasi lainnya, dokter akan segera melakukan penanganan medis untuk mengatasi gejalanya. Penyembuhan gejala ini mampu mengembalikan stabilitas kondisi tubuh lagi, sehingga tidak membebani tubuh yang lemas. Komplikasi ini bisa terjadi pada kasus thalassemia mayor atau parah.

  • Penanganan Kondisi Tertentu

Dalam kondisi tertentu, penderita thalassemia harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat. kondisi yang dimaksud ini meliputi kasus kehilangan banyak darah (karena operasi, melahirkan, kecelakaan) atau dalam kondisi drop. Penanganan medis yang dilakukan dapat memperbaiki kondisi tubuh agar kembali stabil. Tentunya, kegiatan transfusi darah, tindakan khusus, dan peningkatan sistem imun dapat menolong penderita.

  • Transplantasi Sumsum Tulang

Saat kondisi pasien thalassemia sudah semakin parah, terlebih pada kasus thalassemia mayor, dokter menyarankan untuk melakukan transplantasi sumsum tulang. Penanganan thalassemia ini merupakan langkah terakhir untuk menangani penderita agar kembali stabil jika transfusi darah dan terapi kelasi kurang berfungsi.

Metode ini dapat dilakukan saat kondisi pasien lebih stabil. Setelah operasi transplantasi ini, diharapkan kondisi pasien akan membaik. Dokter juga melakukan pemantauan pasca operasi agar mengetahui perkembangan kondisi pasien dan mengetahui apakah ada efek sampingnya atau tidak.

Beragam upaya penanganan thalassemia tersebut sangat berguna untuk memperbaiki kondisi pasien. Penanganan medis yang tepat sesuai dengan kondisi penyakit yang diderita pasien akan mempercepat pemulihan. Untuk itu, diagnosis awal harus dilakukan dengan tepat untuk menjamin ketepatan penanganan berikutnya.

 

Sumber Artikel:

beritagar.id

www.go-dok.com

www.halodoc.com

hellosehat.com

 

Sumber Gambar:

gaucherdiseasenews.com

style.tribunnews.com

tirto.id

 

Read More