Mengintip Pergerakan Daur Air Mulai Pengertian Hingga Tahapannya

Category: Geografi | No comments

Air merupakan salah satu komponen terpenting yang selalu menjadi kebutuhan makhluk hidup baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Keberadaan air tidak terlepas dari siklus yang terjadi sangat kompleks. Ketersedian air relatif tetap hingga sampai saat ini. Daur Air memiliki beberapa tahapan dan jangka waktu yang relatif berbeda dari satu tempat dengan tempat lainnya.

Siklus curah hujan tertinggi di wilayah tropis salah satunya Indonesia ialah pada bulan Desember. Hal ini sangat wajar apabila di beberapa tempat mengalami banjir luapan sangat besar. Berikut beberapa informasi seputar daur air meliputi, pengertian, macam siklus, manfaat dan tahapan.

Pengertian

Daur air atau lebih dikenal sebagai siklus hidrologi merupakan proses pergerakan air secara kontinu yng dimulai dengan proses penguapan baik di daratan maupun lautan lalu bertransformasi menjadi awan dan turun sebagai hujan. Proses pini berlangsung dalam siklus pendek, menengah maupun panjang sesuai kondisi geografis dari tiap-tiap tempat. Keberlangsungan siklus air di setiap tempat memiliki kondisi yang sangat berbeda karena perbedaan topografi di wilayah tersebut.

Beragam siklus air

Proses pergerakan air di setiap tempat dapat dibedakan emnjadi 3 meliputi, jangka pendek, sedang dan panjang. Siklus pendek merupakan siklus yang sering terkadi di pantai. Hal ini diakibatkan karena proses pemanasan oleh matahri dan terbentuknya awan cepat. Sedangkan siklus sedang berlangsung di daratan baik rendah maupun tinggi dengan keberadaan tubuh air dan tumbuhan masih ada sehingga turut berpengaruh dengan proses terbentuknya awan. Siklus panjang terjadi di wilayah gurun. Hal ini dipengaruhi keberadaan perairan yang sangat jauh dan pergerakan angin yang terbilang cepat.

Manfaat

Pemanfaatan air sebagai kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia sangatlah penting. Keberadaan air bersih semakin langka. Adanya siklus air memiliki fungsi sebagai penyeimbang kondisi lingkungan yang semakin hari semakin rusak dan tidak uterkondisikan. Selain itu, perubahan iklim dan cuaca kian memperburuk kondisi lingkungan. Apabila daur air mengalami ketimpangan. Secara otomatis, hal ini akan mempengaruhi keberlanjutan hidup makhluk hidup di bumi. Air juga dimanfaatkan sebagai sarana transportasi bagi kapal-kapal pesiar maupun perahu.

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>